Tips Agar Power Bank Tidak Cepat Rusak

Memiliki power bank sepertinya kini adalah salah satu keharusan yang wajib untuk beberapa orang.

Tingginya ketergantungan dan juga penggunaan terhadap ponsel membuat daya baterai ponsel menjadi cepat habis dan memerlukan power bank untuk mengisi ulang secara praktis. Karena tingginya penggunaan, anda perlu mengetahui cara dan tips merawat power bank agar selalu awet dan tidak cepat rusak.

Power bank sendiri adalah suatu perangkat yang berguna untuk menyimpan daya dan bisa mengisi ulang daya baterai pada ponsel ketika habis. Power bank sangat diperlukan karena praktis dan mudah untuk dibawa.

Di samping itu, ketika anda ada di suatu lokasi yang tidak ditemukan sumber listrik, power bank tentu menjadi penyelamat dan juga solusi yang baik pastinya.

Sebagai sebuah perangkat yang banyak digandrungi dan dibutuhkan, penggunaan power bank terkadang menjadi sedikit berlebihan karena caranya yang praktis dan juga mudah.

Karena pemakaian yang tinggi, tidak jarang jika power bank menjadi lebih mudah rusak dan cenderung tidak awet. Sementara itu, untuk mencegah atau menanggulangi hal tersebut anda perlu memerhatikan beberapa hal yang akan dijelaskan di bawah ini untuk merawat power bank kesayangan.

Tips Merawat Power Bank Agar Awet Tidak Cepat Rusak

tips agar power bank tidak cepat rusak

tips agar power bank tidak cepat rusak

Berikut 4 tipsnya persembahan tim rekomended.com: situs ulasan produk terbaik untuk foodonmydog.com. Selamat mencoba!

1. Hindari Terlalu Sering Mengisi Ulang.

Salah satu cara untuk merawat power bank anda agar lebih awet, tahan lama dan tidak cepat rusak adalah dengan tidak mengisi ulang dayanya terlalu sering. Anda perlu mengetahui dari bahan apa power bank anda dibuat.

Ada dua bahan yang biasanya banyak dipakai untuk bahan dasar power bank, yaitu Lithium Ion dan dan Lithium Polimer.

Di mana Lithium Ion memiliki kapasitas sebanyak 500 kali isi ulang atau charge sedangkan Lithium Polimer memiliki kapasitas sebanyak 1000 kali isi ulang atau charge.

Informasi tentang bahan pembuatan power bank ini dapat anda lihat di kemasan power bank. Jika anda terlalu sering mengisi ulang dayanya, maka power bank akan lebih cepat drop atau dayanya berkurang dengan sendirinya.

2. Lakukan Isi Ulang Ketika Daya Sudah Habis atau Lemah.

Hanya lakukan pengisian ulang daya pada power bank ketika kapasitas dayanya sudah mendekati habis atau lemah.

Biasanya, pada power bank terdapat bagian seperti lampu yang menunjukkan kapasitas dayanya. Ketika daya sudah menunjukkan akan habis barulah anda dapat melakukan isi ulang.

3. Hindari Over Charging.

Hindari over charging atau mengisi daya pada power bank terlalu lama. Ketika mengisi ulang daya, lampu LED pada power bank dapat menunjukkan seberapa banyak daya yang sudah masuk.

Ketika lampu LED sudah menyala semua atau artinya daya sudah terisi penuh segeralah untuk mencabutnya.

Over charging atau kelebihan mengisi daya pada power bank justru bisa membuat perangkat rusak. Salah satu pertandanya adalah daya yang lebih cepat drop atau berkurang dengan sendirinya dan juga ketidakmampuan power bank untuk mengisi ulang daya baterai ponsel seperti yang tertera pada kapasitasnya.

Namun, bila perangkat telah dilengkapi sertifikasi over charging protection, hal ini bukanlah permasalahan karena perangkat akan secara otomatis memutuskan aliran daya apabila telah terisi penuh.

4. Hindari Tempat Panas.

Hindari menyimpan power bank di tempat panas apalagi ketika dilakukan pengisian ulang daya.

Meletakkan power bank di tempat panas sangat tidak dianjurkan, karena seperti halnya benda elektronik lainnya, power bank juga mengeluarkan panas ketika dialiri listrik atau ketika digunakan sehingga perlu tempat yang lebih dingin untuk menjaga sirkulasi.

Beberapa tips merawat power bank di atas ada baiknya untuk anda terapkan sehingga perangkat penyimpan daya kesayangan anda lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.

Add Comment