Teks Negosiasi

Apakah kamu pernah melakukan negosiasi? Pastinya pernah ya. Negosiasi biasanya terjadi ketika kita sedang membeli suatu barang. Negosiasi tidak hanya dalam bentuk kata-kata saja, tetapi dapat juga dijadikan sebuah teks yang memiliki aturan serta struktur tertentu.

Dalam pertemuan kali ini kita akan membahas secara ringkas mengenai teks negosiasi beserta tujuan, ciri-ciri dan contohnya.

Pengertian Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah sebuah teks yang berisi interaksi sosial antara dua pihak atau lebih yang memiliki kepentingan berbeda untuk mencapai kesepakatan.

Kedua belah pihak tersebut memiliki hak terhadap hasil yang akan disepakati nantinya. Hasil akhir dari negosiasi harus memiliki persetujuan dari kedua belah pihak. Sehingga keduanya dapat menerima hasil akhir tersebut dengan kesepakatan bersama.

Tujuan negosiasi adalah untuk mencapai kondisi yang saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan, mencapai jalan keluar atau penyelesaian bagi kedua pihak serta mendapatkan kesepakatan yang mempunyai kesamaan persepsi dan saling pengertian.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Berikut adalah ciri-ciri dari teks negosiasi :

  • Mengarah pada tujuan praktis.
  • Menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan.
  • Memprioritaskan kepentingan bersama.
  • Sarana untuk mencari penyelesaian.

Contoh Teks Negosiasi

Berikut adalah contoh-contoh tek negosiasi yang kami kutip dari bahassemua.com.

Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

  • Penjual  : Ada yang bisa dibantu mbak?
  • Pembeli : Sepatu yang ini ukuran 38 ada mas?
  • Penjual  : Ada mbak, tunggu sebentar ya.
  • Pembeli : Iya mas.
  • Penjual  : Ini mbak sepatunya yang ukuran S.
  • Pembeli : Harganya berapa ini mas?
  • Penjual  : Itu 110 ribu mbak, pas nya 100 ribu.
  • Pembeli : 80 ribu aja ya mas.
  • Penjual  : Belum bisa mbak, paling kurangi 5 ribu mbak jadi 95 ribu.
  • Penjual  : 90 ribu deh mas, langsung saya beli.
  • Pembeli : Oke deh mbak.

Contoh Teks Negosiasi Formal

Berikut adalah contoh teks negosiasi formal. Sore itu seorang pengusaha bernama pak Anton datang ke rumah bapak Tejo.

Anton : Selamat siang bapak Tejo. Saya Anton seorang pengusaha laundry.

Tejo : Selamat siang pak, ada yang bisa dibantu?

Anton : Maksud kedatangan saya ke rumah bapak adalah untuk menyewa tanah bapak yang ada di samping toko sembako itu untuk usaha laundry saya pak. Kebetulan tanah milik bapak lokasinya sangat strategis dan saya berniat untuk menyewa nya. Saya ingin menanyakan harga sewanya dalam satu tahun berapa ya?

Tejo : Iya pak kebetulan saya ingin menyewakan tanah tersebut karena ada kebutuhan untuk kuliah anak saya di luar negeri. Saya menawarkan harga sewa 13 juta per tahunnya pak.

Anton : Saya rasa kalau 13 juta terlalu mahal pak, mengingat luas tanah bapak tidak mencapai satu are.

Tejo : Kalau begitu saya turunkan menjadi 11 juta per tahunnya pak.

Anton : Bagaimana kalau saya tawar 9 juta saja pak. Jika bapak setuju saya akan menyewa selama 3 tahun dan bapak bisa langsung menandatangani surat kontrak.

Tejo : Baiklah pak saya setuju.

Anton : Terima kasih karena bapak telah menyetujui kontraknya.

Tejo : Ya pak Joko, sama-sama.

Demikian pembahasan ringkas mengenai teks negosiasi. Semoga bermanfaat.

Add Comment