Cara Mencegah Munculnya Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit mematikan bagi wanita di seluruh dunia. Bahkan menurut Prof.DR.dr.Aru Wicaksono seorang ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengatakan bahwa dari 40 wanita yang diagnosis menderita kanker serviks, maka 20 wanita diantaranya meninggal dunia. Oleh karena, cara mencegah kanker serviks harus dilakukan sejak dini.

Itu sebabnya, tidak berlebihan jika kanker serviks merupakan momok yang paling menakutkan bagi semua wanita. Lantas bagaimana cara mencegah penyakit yang satu ini, agar tidak sampai terjadi pada Anda.

Beberapa Cara Mencegah Kanker Serviks

Melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin

Pap smear merupakan salah satu cara terbaik untuk pertahanan pertama dalam mecegah kanker serviks. Metode screening yang satu ini berfungsi untuk mendeteksi sel-sel dalam leher rahim apakah berpotensi menjadi kanker nantinya.

Menurut American College of Obstetricians dan Gynecologists (ACOG), setiap wanita yang berusia 21 tahun disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear. Terlepas Anda telah melakukan hubungan seksual atau belum. Namun bagi Anda yang usianya telah melebihi 21 tahun, maka Anda juga belum terlambat untuk melakukan pemeriksaan ini.

Pemeriksaan pap smear ini sebaiknya dilakukan setiap 3 bulan tahun sekali bagi Anda yang usianya 21-30 tahun tanpa disertai dengan tes HPV. Sedangkan bagi Anda yang usinya di atas 30 tahun, disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear disetai tes HPV dan dilakukan setiap 5 tahun sekali.

Mendapatkan vaksin HPV

Cara lain untuk mencegah kanker serviks yaitu dengan melakukan vaksin HPV. Vaksinasi ini sebenarnya bukan hanya untuk wanita saja, karena wanita dan laki-laki usia antara 9 tahun sampai 26 tahun disarankan untuk mendapatkan vaksin HPV. Pada dasarnya vaksin ini paling ideal diberikan kepada mereka yang belum aktif melakukan hubungan seksual.

Namun setiap orang dewasa yang aktif melakukan hubungan seksual namun belum pernah mendapatkan vaksinasi tersebut, sebaiknya segera untuk melakukan vaksinasi. Bagi wanita yang aktif secara seksual maka harus melakukan pemeriksaan pap smear terlebih dahulu sebelum mendapatkan vaksin HPV.

Melakukan hubungan seks yang aman

Lebih dari 90% kanker serviks disebabkan karena terinfeksi virus HPV. Penyebaran virus HPV terjadi karena hubungan seksual yang tidak aman. Untuk mengurangi risiko tertular, maka Anda dapat menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.

Selain itu, risiko tertular virus HPV karena sering bergonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual. Wanita yang hanya memiliki satu pasangan saja, dapat terinfeksi virus HPV, apalagi bagi mereka yang memiliki banyak pasangan tentunya lebih berisiko.

Hindari merokok

Anda dapat mengurangi kemungkinan risiko terkena kanker serviks dengan menghindari rokok. Tidak merokok berarti Anda telah menyelamatkan diri dari gangguan kesehatan baik risiko kanker serviks atau bahaya kesehatan yang lainnya. Pasalnnya racun yang terdapat pada rokok bersifat oksidatif yang memicu sel kanker muncul dan bertambah ganas.

Menjaga kebersihan vagina

Selain melakukan pemeriksaan pap smear dan pencegahan kanker serviks lainnya, maka Anda juga harus menjaga kebersihan vagina khusunya pada saat menstruasi atau mengalami keputihan.

Menggunakan cairan antiseptic kewanitaan yang mengandung povidone dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan vagina Anda, khususnya pada saat red day atau masa menstruasi. Dengan kondisi vagina yang bersih, maka tidak mudah terinfeksi virus.

5 cara mencegah kanker serviks di atas, dapat Anda jadikan pengetahuan. Sehingga Anda lebih menjaga kesehatan Anda, baik dengan menjaga pola makan, pola tidur dan menjaga kebersihan daerah kewanitaan. Hal-hal tersebut dapat mengurangi risiko terkena kanker serviks.

Add Comment