Browser Terkena Virus

Tahu nggak sih? Selain mengjakiti program komputer atau device, ternyata virus juga merayapi peramban, lho.

Dan dampak dari adanya virus tersebut, tentunya akan sangat fatal. Jadi, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi baiknya kamu mengantisipasi hal tersebut dengan cara mengetahui beberapa ciri-ciri yang terjadi apabila browser Google Chrome terkena virus.

Lalu, apa aja sih ciri-ciri jika suatu browser terkena virus? Selengkapnya simak di sini.

1. Homepage pada Browser Berganti Menjadi Situs Lain

Setiap web browser pasti akan menampilkan tampilan yang berbeda sesuai dengan penyedianya. Misal, ketika kamu membuka Google Chrome, hal yang pertama kamu lihat adalah laman muka pencarian Google, benar?

Namun, berbeda halnya ketika malware menyerang, maka tampilan awal web browser pun akan berubah. Biasanya jenis virus ini muncul ketika kamu mendownload sebuah konten berbentuk aplikasi, video, musik dan lainnya di situs yang tidak terpercaya.

2. Muncul Tab Baru Secara Massal

Saat ini hampir semua jenis komputer mempunyai fungsi tab, dan seperti yang kita tahu, tab ini berfungsi agar pengguna bisa membuka website baru tanpa menutup halaman.

Namun, di beberapa kasus, ketika kita mengklik suatu link (tanpa mengklik opsi open in new tab/ window), seringkali ada juga window yang terbuka. Bahkan, lebih parahnya tab yang terbuka ini memberikan tab-tab baru secara massal.

Nah, jika hal ini terjadi maka sudah dipastikan bahwa browser yang kamu gunakan itu terjangkit sebuah malware dan sebaiknya jangan pernah mengklik apapun di situ.

3. Loading Website Menjadi Lemot

Ketika sedang asik browsing pernah nggak sih tiba-tiba browser yang digunakan menjadi lemot?

Kebanyakan orang pasti mengira masalah ini dikarenakan koneksi yang tidak stabil atau ping besar.

Eits, tapi jangan buru-buru mengambil kesimpulan, karena bisa jadi itu disebabkan oleh virus yang sudah menyerang sistem aplikasi browser yang kamu miliki.

Oleh karena itu, jika sewaktu-waktu hal ini terjadi, satu-satunya solusi yang bisa kamu lakukan adalah install ulang aplikasi browser tersebut.

4. Muncul Toolbar pada Aplikasi Browser

Fitur penting lainnya yang sering kita temui di dalam sebuah web browser adalah fitur bookmark dan juga fitur toolbar. Toolbar merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan sebuah link di dalam browser.

Biasanya toolbar akan muncul secara otomatis ketika kita melakukan konfigurasi atau menginstall suatu aplikasi yang mendukung.

Namun, terlepas dari itu semua kita juga perlu berhati-hati apabila melihat toolbar yang terlihat asing dan tidak pernah kita install sama sekali. Karena bisa bisa jadi itu adalah link yang mengarah ke malware atau virus.

5. Muncul Iklan yang Tidak Beraturan

Iklan memang bisa muncul di setiap website yang kamu kunjungi, sebab tak dapat dipungkiri jika website tersebut mendapat keuntungan dari iklan-iklan yang muncul.

Namun, disisi lain kita juga sering dibuat risih dengan kemunculan iklan penuh yang menutupi layar. Apalagi ketika hal ini terjadi pada website besar, yang notabene memiliki manajemen yang baik.

Perlu diketahui, biasanya iklan semacam ini berasal dari aplikasi advertising tertentu yang secara diam-diam sudah terinstall dalam browser Chrome milikmu.

Apabila hal ini terjadi pada browser milikmu, solusi yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara menghilangkan iklan tersebut. Silakan kunjungi cara menghilangkan iklan di Google Chrome untuk tutorial lengkapnya.

6. Browser Sering Mengalami Crash

Terakhir, yaitu browser sering mengalami crash. Crash sendiri merupakan suatu kondisi ketika aplikasi sedang berjalan mengalami kesalahan sehingga sistem tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Jika browser yang kamu pakai sering mengalami hal semacam ini, maka ini juga menjadi salah satu ciri bahwa browser yang kamu gunakan telah disusupi virus.

Cara Mengatasi Browser yang Terkena Virus

1. Jalankan Safe Mode

Safe mode adalah pilihan menjalankan Windows yang digunakan ketika kamu hendak memperbaiki kerusakan di perangkat, salah satunya saat terjadi serangan virus/malware.

Berikut langkah-langkah untuk masuk Safe Mode:

  • Restart komputer atau laptop.
  • Tekan F8 di keyboard.
  • Setelah itu, muncul pilihan Safe Mode, yaitu Safe Mode (tanpa jaringan internet), Safe Mode with Networking (dengan jaringan internet), dan Safe Mode with Command Prompt.
  • Pilih Safe Mode.

2. Hapus Program Tidak Dikenal

Cara yang lain yang bisa dilakukan adalah dengan cara uninstall program/ software yang mencurigakan di perangkat yang kamu gunakan.

Untuk mengeceknya, buka File Explorer lalu klik This PC > Computer > Uninstall or change a program. Kamu juga bisa membukanya melalui Windows Settings > Apps. Cek satu per satu program di daftar tersebut. Jika ada program yang tidak kamu kenal, langsung uninstall.

Nah, itulah 6 tanda browser terkena virus atau malware dan solusi mengatasinya.
Jadi kamu harus hati-hati ya dalam mencari informasi di Internet karena bisa jadi bukan informasi yang kamu dapatkan melainkan virus yang dapat merusak browser kamu. Semoga bermanfaat!

Add Comment